Dinamikasumbawa.com
SUMBAWA- Genap satu tahun memimpin Kabupaten Sumbawa, Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., memaparkan sejumlah capaian strategis Pemerintahan Jarot–Ansori saat apel pagi di Halaman Kantor Bupati Sumbawa, Jumat (20/2/2026). Refleksi tersebut disampaikan di hadapan Sekretaris Daerah, para asisten, staf ahli bupati, kepala perangkat daerah, kepala bagian lingkup Setda, Kepala SMAN 1 Sumbawa, serta seluruh aparatur sipil negara (ASN).
Dalam arahannya, Bupati menegaskan bahwa, satu tahun kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori difokuskan pada pembenahan tata kelola pemerintahan, terutama pengelolaan keuangan daerah. Konsolidasi internal, penguatan sistem pengawasan, serta peningkatan disiplin administrasi menjadi langkah awal yang ditempuh.
Upaya tersebut membuahkan hasil dengan diraihnya opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) tahun 2025. Menurut Bupati, capaian itu bukan sekadar predikat administratif, melainkan indikator meningkatnya akuntabilitas dan transparansi pengelolaan keuangan daerah.
“WTP bukan sekadar predikat, tetapi cerminan dari kerja kolektif dan komitmen seluruh jajaran dalam memperbaiki tata kelola pemerintahan,” ujarnya.
Selain tata kelola keuangan, Bupati juga menyoroti perkembangan program Sumbawa Hijau Lestari yang mulai mendapat perhatian di tingkat provinsi dan pusat. Program tersebut dibahas dalam forum tingkat tinggi, khususnya terkait pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Kehutanan sebagai langkah inovatif menjaga kelestarian hutan dan lingkungan.
Ia menilai, inisiatif tersebut menunjukkan bahwa kebijakan daerah dapat menjadi rujukan bagi wilayah lain, terutama dalam pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan.
Di sektor pendidikan, Pemerintah Kabupaten Sumbawa menjalankan Program Sekolah Rakyat sebagai upaya pemerataan akses pendidikan. Pemerintah daerah juga mendorong hadirnya sekolah terintegrasi dan Sekolah Unggul Garuda melalui dukungan kementerian terkait guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Sementara pada sektor ekonomi, peletakan batu pertama Industri Perunggasan Terpadu di Serading disebut sebagai tonggak awal penguatan struktur ekonomi daerah. Proyek itu diharapkan mampu membuka lapangan kerja baru, memperkuat rantai pasok pangan, serta mendorong tumbuhnya pusat-pusat ekonomi baru di Kabupaten Sumbawa.
Menutup arahannya, Bupati menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa Ramadhan 1447 Hijriah kepada seluruh aparatur dan masyarakat. Ia mengajak jajaran pemerintah menjadikan Ramadhan sebagai momentum memperkuat integritas, meningkatkan etos kerja, serta mempererat kebersamaan dalam melayani masyarakat.
Refleksi satu tahun kepemimpinan Jarot–Ansori tersebut menjadi penegasan komitmen pemerintah daerah untuk terus bekerja cepat, progresif, dan terukur dalam mewujudkan Sumbawa yang unggul, maju, dan sejahtera. (DS/02)

