Dinamikasumbawa.com
SUMBAWA- Program Komponen Cadangan (Komcad) yang digagas pemerintah pusat membuka peluang bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk memperkuat kontribusi mereka kepada masyarakat. Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohammad Ansori, menegaskan bahwa keterlibatan ASN dalam Komcad lebih menitikberatkan pada pengabdian dan pelayanan, bukan tugas militer.
“Secara resmi kami memang belum menerima edaran dari pemerintah pusat, tetapi jika ASN dapat berpartisipasi dalam Komcad, ini merupakan kesempatan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Wabup Ansori, Kamis (12/2/2026).
Ia menekankan, Komcad bukan program perang atau tugas militer, melainkan sarana bagi ASN untuk siap mengabdi dan melayani rakyat. Menurut Wabup Ansori, program ini selaras dengan fungsi ASN sebagai pelayan publik yang profesional dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
“ASN yang terlibat dalam Komcad akan tetap fokus pada pelayanan masyarakat. Program ini menekankan kesiapan untuk berkontribusi secara nyata, membantu masyarakat, dan menghadapi situasi darurat non-militer,” jelasnya.
Wabup Ansori menambahkan, Komcad telah diterapkan di beberapa daerah seperti DKI Jakarta dan direncanakan akan menyebar ke seluruh wilayah Indonesia. Keterlibatan ASN Sumbawa nantinya akan menyesuaikan regulasi resmi yang akan dikeluarkan pemerintah pusat.
Menurutnya, program ini juga menjadi sarana untuk menumbuhkan kesadaran kewarganegaraan ASN sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan program nasional. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas ASN dalam menjalankan tugas strategis, sekaligus memperkuat pelayanan publik di daerah.
“Dengan adanya Komcad, ASN dapat berperan lebih luas dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Ini bukan sekadar formalitas, tetapi bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan semangat pengabdian pegawai negeri,” pungkas Wabup Ansori. (DS/02)

