Dinamikasumbawa.com
SUMBAWA– Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Kabupaten Sumbawa melaksanakan vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) tahap pertama tahun 2026 secara gratis. Langkah ini dilakukan untuk menjaga ketahanan kesehatan ternak sapi dan kerbau menjelang meningkatnya kebutuhan hewan ternak, terutama menjelang Ramadan 1447 Hijriah.
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Sumbawa, Saifuddin, SP, Kamis (12/2/2026), mengatakan percepatan vaksinasi menjadi prioritas pemerintah daerah guna menekan potensi penyebaran PMK yang memiliki tingkat penularan tinggi.
“Vaksinasi tahap pertama kami targetkan sebanyak 12.500 dosis dan optimistis dapat dituntaskan sebelum Ramadan,” ujarnya.
Pelaksanaan vaksinasi dikoordinasikan Bidang Kesehatan Hewan (Keswan) DPKH bersama 15 Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) di seluruh kecamatan. Program ini telah dimulai sejak pekan lalu dan dilaksanakan secara bertahap di sejumlah wilayah agar distribusi dan penyuntikan vaksin berjalan efektif serta tepat sasaran.
Kepala Bidang Keswan DPKH Sumbawa, Rini Handayani, menambahkan bahwa langkah antisipatif perlu dilakukan sejak dini untuk mengendalikan penyebaran PMK. Meski penyakit tersebut cepat menular, ia memastikan PMK dapat diobati dan dikendalikan apabila penanganan dilakukan secara cepat dan tepat.
“Kami mengimbau peternak tidak panik. Deteksi dini dan vaksinasi menjadi kunci pengendalian,” katanya.
Selain dukungan pemerintah daerah, bantuan vaksin dari pemerintah pusat juga terus disalurkan. Setelah tahap pertama rampung, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat dijadwalkan menerima tambahan 35.000 dosis vaksin guna memperluas cakupan perlindungan ternak di daerah.
DPKH juga meminta partisipasi aktif para peternak agar program berjalan lancar. Peternak diharapkan mengumpulkan ternak sesuai jadwal yang ditetapkan serta menyiapkan hewan di lokasi yang mudah dijangkau saat petugas turun ke lapangan.
Seluruh layanan vaksinasi PMK diberikan tanpa dipungut biaya. Peternak yang ingin mendaftarkan ternaknya dapat menghubungi Puskeswan terdekat di wilayah masing-masing.
Melalui percepatan vaksinasi ini, pemerintah daerah berharap kesehatan ternak di Kabupaten Sumbawa tetap terjaga dan memberikan rasa aman bagi peternak dalam menghadapi momentum hari besar keagamaan serta meningkatnya kebutuhan pasar. (DS/02)

