Dinamikasumbawa.com
SUMBAWA– Alokasi anggaran pengadaan bibit ternak yang bersumber dari Pokok Pikiran (Pokir) anggota DPRD Sumbawa tahun 2026 mengalami penurunan drastis dibandingkan tahun sebelumnya. Penurunan ini dipicu keterbatasan kemampuan keuangan daerah.
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kabupaten Sumbawa, Saifuddin, SP, mengatakan total anggaran yang tersedia untuk program tersebut tahun ini sekitar Rp3 miliar. Dengan pagu tersebut, pengadaan bibit ternak untuk mengakomodasi aspirasi 21 anggota DPRD Sumbawa diprioritaskan kurang dari 400 ekor.
“Karena keterbatasan anggaran daerah, jumlah pengadaan tahun ini memang lebih sedikit dibandingkan tahun lalu. Dengan anggaran sekitar Rp3 miliar, pengadaan diperkirakan di bawah 400 ekor,” ujar Saifuddin saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (11/2/2026).
Ia menjelaskan, proses pengadaan akan dilakukan melalui sistem e-catalog. DPKH menargetkan tahapan action pengadaan dapat dimulai pada April 2026.
Adapun jenis bibit ternak yang akan disalurkan meliputi sapi, kambing, dan ayam kampung. Bantuan tersebut direncanakan menyasar sekitar 50 kelompok tani peternak di Kabupaten Sumbawa.
Saat ini, lanjut Saifuddin, tim teknis tengah melakukan verifikasi Calon Penerima Calon Lokasi (CPCL). Proses ini dilakukan untuk memastikan kelompok penerima benar-benar memenuhi persyaratan sesuai regulasi yang berlaku.
“Verifikasi CPCL penting agar bantuan tepat sasaran dan benar-benar diterima kelompok yang aktif dan layak,” tegasnya.
DPKH berharap, bantuan bibit ternak tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh kelompok tani peternak penerima. Dengan pengelolaan yang baik, bantuan itu diharapkan mampu meningkatkan populasi ternak sekaligus mendongkrak kesejahteraan masyarakat di sektor peternakan. (DS/02)

