Dinamikasumbawa.com
SUMBAWA– Dinas Sosial Kabupaten Sumbawa melalui Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) merespons cepat aduan masyarakat yang beredar di media sosial Facebook terkait dugaan kasus kekurangan gizi pada seorang anak di Desa Sepayung, Kecamatan Plampang.
Kepala Bidang Linjamsos Dinas Sosial Kabupaten Sumbawa, Syarifah, S.Sos., M.Si., mengatakan bahwa setelah menerima informasi tersebut, pihaknya segera melakukan koordinasi dan kolaborasi lintas sektor dengan Pemerintah Kecamatan Plampang, Pemerintah Desa Sepayung, Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa, serta tim medis Puskesmas Plampang.
“Begitu informasi diterima, kami langsung berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan penanganan segera di lapangan,” ujar Syarifah, Kamis (5/2/2026).
Tim gabungan kemudian mendatangi kediaman Nuraini, orang tua dari anak yang diduga mengalami kekurangan gizi, untuk melakukan asesmen kondisi kesehatan anak sekaligus memberikan pendampingan awal kepada keluarga.
Dalam kunjungan tersebut, Dinas Sosial menyalurkan bantuan sosial berupa matras, selimut, perlengkapan anak, perlengkapan makan, serta bantuan permakanan guna memenuhi kebutuhan dasar keluarga selama masa penanganan awal.
“Ini merupakan tindak lanjut cepat atas aduan masyarakat. Kami tidak hanya menyalurkan bantuan sosial, tetapi juga memastikan anak mendapatkan penanganan medis yang sesuai,” kata Syarifah.
Selain penyaluran bantuan, tim juga memberikan edukasi kepada keluarga terkait kondisi kesehatan anak serta pentingnya perawatan medis secara berkelanjutan. Edukasi tersebut bertujuan agar keluarga memahami langkah-langkah perawatan yang harus dilakukan demi pemulihan kondisi kesehatan anak.
Menurut Syarifah, keluarga telah menyatakan kesediaannya untuk membawa anak tersebut mendapatkan perawatan lanjutan di Puskesmas Plampang. Penanganan medis dapat dilakukan tanpa harus didampingi langsung oleh ibu, sesuai dengan pertimbangan tenaga kesehatan.
“Alhamdulillah, keluarga menyatakan bersedia dan menyetujui anak tersebut untuk mendapatkan perawatan di Puskesmas Plampang,” tambahnya.
Ia menegaskan, langkah cepat yang dilakukan tersebut merupakan bentuk nyata sinergi lintas sektor dalam merespons persoalan sosial dan kesehatan masyarakat secara terpadu. Upaya ini juga bertujuan memastikan anak memperoleh hak atas layanan kesehatan dan perlindungan sosial yang layak.
Ke depan, Dinas Sosial Kabupaten Sumbawa berharap kolaborasi antarinstansi dapat terus diperkuat agar setiap laporan dan pengaduan masyarakat dapat ditindaklanjuti secara cepat, tepat, dan terintegrasi. (DS/02)

