Sumbawa Hijau Lestari, Hijaukan Hutan Perbatasan Sumbawa-Dompu

Dinamikasumbawa.com

SUMBAWA— Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus menunjukkan komitmennya dalam memulihkan kondisi hutan dan lingkungan. Hal itu ditandai dengan pelaksanaan Aksi Penanaman Pohon Tahap X yang dipimpin langsung oleh Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., di Desa Mata, Kecamatan Tarano, Sabtu (31/1/2026).

Kegiatan penanaman pohon tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, para kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat, kepala desa, pelajar, hingga masyarakat setempat. Ribuan bibit pohon buah-buahan serta tanaman bernilai ekonomis tinggi ditanam di sejumlah titik lahan kritis di wilayah desa yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Dompu.

Aksi ini merupakan bagian dari program berkelanjutan Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam rangka rehabilitasi hutan dan lahan, khususnya di kawasan perbatasan yang selama ini mengalami tekanan akibat kerusakan lingkungan dan alih fungsi lahan.

Dalam sambutannya, Bupati H. Jarot menegaskan bahwa gerakan penghijauan tersebut tidak bersifat seremonial, melainkan akan terus dilakukan secara bertahap dan berkesinambungan. Menurutnya, kondisi hutan Sumbawa saat ini sudah berada pada tahap yang mengkhawatirkan dan memerlukan kepedulian bersama.

“Hutan kita sudah banyak tergerus. Dampaknya mulai kita rasakan bersama, mulai dari mata air yang menghilang, jalan-jalan yang rusak, hingga jembatan yang putus. Semua ini menjadi pengingat bahwa alam harus kita jaga bersama-sama,” ujar Bupati.

Ia menambahkan, Pemerintah Daerah berkomitmen mengembalikan Sumbawa sebagai daerah yang hijau dan lestari. Upaya tersebut tidak hanya dilakukan melalui penanaman pohon, tetapi juga dengan penguatan pengawasan dan penegakan hukum di kawasan hutan.

Sebagai bentuk keseriusan, Pemkab Sumbawa telah membentuk Satuan Tugas Penyelamatan Hutan yang melibatkan unsur TNI, Polri, Kejaksaan, Pengadilan, serta instansi terkait lainnya. Satgas ini bertugas melakukan pengawasan secara intensif serta penindakan terhadap berbagai pelanggaran, terutama praktik penebangan liar.

Bupati juga menekankan pentingnya peran Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) dan partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kelestarian hutan. Ia mengimbau warga agar tidak segan melaporkan apabila menemukan aktivitas ilegal di kawasan hutan.

“Kalau ada yang menebang pohon secara ilegal, segera laporkan. Satgas akan turun dan menindak tegas,” katanya. (DS/02)

Articles You Might Like

Share This Article

Get Your Weekly Sport Dose

Subscribe to TheWhistle and recieve notifications on new sports posts