Dinamikasumbawa.com
SUMBAWA— Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus memperkuat komitmen pelestarian lingkungan yang terintegrasi dengan pengembangan ekonomi masyarakat. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kegiatan Safari Penanaman Pohon tahap ketujuh yang dipusatkan di Desa Tepal, Kecamatan Batulanteh, Senin (12/1/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., dan diikuti Kapolres Sumbawa, Dandim 1607/Sumbawa, Sekretaris Daerah, para asisten dan staf ahli, kepala organisasi perangkat daerah, Ketua TP PKK, Ketua GOW, serta masyarakat setempat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan penanaman pohon kopi arabika di kebun mini SDN Tepal, sekaligus peluncuran program Siswa Inovatif, Terampil, dan Peduli Lingkungan Menuju Generasi Mandiri (SITEPAL GRA). Program ini diarahkan untuk menanamkan kepedulian lingkungan sejak dini melalui keterlibatan aktif pelajar.
Dalam sambutannya, Bupati Syarafuddin Jarot berharap pihak sekolah, mulai dari kepala sekolah, guru, hingga para siswa, dapat merawat dan menjaga pohon yang telah ditanam agar tumbuh dengan baik dan memberikan manfaat jangka panjang.
Bupati menegaskan bahwa pelestarian hutan dan lingkungan hidup merupakan hal krusial bagi keberlangsungan Kabupaten Sumbawa. Ia menyebut Kecamatan Batulanteh sebagai “jantung Sumbawa” yang memiliki peran strategis dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan ketersediaan sumber air.
Menurutnya, kerusakan hutan akan berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat, terutama terkait bencana alam dan krisis air bersih. Oleh karena itu, Bupati mengimbau seluruh pihak untuk berperan aktif menjaga kawasan hutan serta melaporkan praktik pembalakan liar atau illegal logging kepada aparat terkait.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Jarot juga mengungkapkan rencana menjadikan Desa Tepal sebagai kawasan agrowisata unggulan di Kabupaten Sumbawa. Pada kegiatan Safari Penanaman Pohon ini, sebanyak 2.500 pohon ditanam, terdiri dari kopi, kemiri, sengon laut, dan durian.
Ia menekankan bahwa pelestarian hutan dan sumber mata air harus berjalan seiring dengan penguatan sektor pertanian dan ekonomi lokal. Pengembangan komoditas unggulan seperti kopi dan kemiri diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat tanpa mengorbankan kelestarian lingkungan.
Bupati memastikan, program penanaman pohon akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas lingkungan hidup di Kabupaten Sumbawa.
Usai kegiatan penanaman pohon, Pemerintah Kabupaten Sumbawa bekerja sama dengan Baznas Sumbawa menyerahkan bantuan sebesar Rp10 juta kepada Masjid Nurul Iman Desa Tepal. Bantuan tersebut diperuntukkan bagi perbaikan fasilitas tempat wudhu dan toilet masjid. (DS/02)

