Dinamikasumbawa.com
SUMBAWA- Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus mendorong penguatan kesadaran lingkungan sejak usia dini melalui Gerakan 1 Siswa 1 Pohon. Program ini diikuti lebih dari 6.700 siswa dari 12 kecamatan di Kabupaten Sumbawa sebagai bagian dari upaya mendukung Program Sumbawa Hijau Lestari.
Kegiatan penanaman bibit pohon secara serentak tersebut dipusatkan di SDN 2 Karang Jati, Desa Serading, Kecamatan Moyo Hilir, Selasa (6/1). Sementara itu, sekolah-sekolah lainnya mengikuti kegiatan secara daring melalui Zoom Meeting, sehingga seluruh peserta dapat terlibat secara bersamaan meskipun berada di lokasi berbeda.
Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP., yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut, menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya atas tingginya partisipasi para siswa. Menurutnya, keterlibatan pelajar dalam gerakan penghijauan merupakan langkah strategis untuk menanamkan nilai kepedulian terhadap lingkungan dan keberlanjutan alam sejak dini.
“Saya sangat bangga melihat antusiasme para siswa. Ini adalah bukti bahwa generasi muda Sumbawa siap menjadi garda terdepan dalam mewujudkan Sumbawa Hijau Lestari,” ujar Bupati.
Dalam kesempatan itu, Bupati juga mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi lingkungan di sejumlah wilayah yang masih menghadapi persoalan gunung tandus, hutan gundul, serta berkurangnya mata air akibat kerusakan lingkungan. Kondisi tersebut, kata dia, harus menjadi perhatian bersama seluruh elemen masyarakat.
Karena itu, Bupati mengajak tidak hanya pelajar, tetapi seluruh masyarakat Sumbawa untuk bersama-sama menghijaukan kembali daerah ini melalui aksi nyata yang berkelanjutan, bukan sekadar kegiatan seremonial.
“Mari kita tanam pohon di rumah, di kantor, di tempat ibadah, dan di seluruh tempat yang memungkinkan. Minimal satu orang menanam satu pohon,” ajaknya.
Bupati optimistis, jika gerakan penanaman pohon dilakukan secara konsisten dan berkesinambungan, dampaknya akan dirasakan dalam beberapa tahun ke depan. Menurutnya, pohon-pohon yang ditanam hari ini akan menjadi penyangga lingkungan dan sumber kehidupan bagi generasi berikutnya.
“Lima tahun ke depan, kita akan melihat pohon-pohon yang kita tanam hari ini tumbuh besar dan rindang. Inilah warisan nyata yang bisa kita tinggalkan untuk generasi mendatang,” pungkasnya. (DS/02)

