Dinamikasumbawa.com
SUMBAWA- Menjelang akhir tahun anggaran 2025, Pemerintah Kabupaten Sumbawa mengalokasikan dana tambahan lebih dari Rp 1 miliar melalui APBD Perubahan (APBDP) 2025 guna mendukung sejumlah program strategis Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sumbawa. Dana ini akan digunakan untuk penanganan antisipasi banjir dan optimalisasi drainase.
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Sumbawa, Much Sofyan, S.T, menjelaskan bahwa tambahan anggaran tersebut bersumber dari pokok-pokok pikiran (pokir) dan direktif beberapa anggota DPRD Kabupaten Sumbawa. Dana ini akan digunakan untuk mempercepat penyelesaian beberapa kegiatan prioritas yang sudah direncanakan sejak awal tahun.
“Dengan waktu efektif yang tinggal dua bulan di akhir tahun anggaran 2025 ini, kami mendapatkan tambahan anggaran dari APBD Perubahan melalui direktif dan pokir anggota dewan untuk menunjang sejumlah program kegiatan yang telah kami rencanakan,” jelas Sofyan saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (13/11/2025).
Sofyan mengungkapkan, dana tambahan tersebut akan difokuskan untuk kegiatan di dua bidang utama, yaitu Sumber Daya Air (SDA) serta Air Minum dan Sanitasi (AmSan).
Untuk bidang SDA, kegiatan yang tengah berjalan meliputi pembangunan talud dan normalisasi sungai di beberapa titik rawan banjir. Sedangkan di bidang AmSan, program diarahkan pada perbaikan drainase dan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) guna meningkatkan kualitas layanan dasar masyarakat.
“Seluruh kegiatan yang bersumber dari APBDP ini sudah mulai berproses. Kami optimistis semua pekerjaan kontraktual tersebut dapat diselesaikan tepat waktu sebelum akhir tahun,” ujarnya.
Menurut Sofyan, meskipun nilai anggaran yang dikucurkan relatif terbatas, dampaknya akan langsung dirasakan masyarakat. Karena program-program tersebut bersentuhan dengan kebutuhan dasar publik.
Ia menegaskan bahwa Dinas PUPR akan bekerja maksimal untuk memastikan seluruh kegiatan berjalan sesuai jadwal dan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.
“Kami akan mengawal setiap pekerjaan di lapangan agar selesai tepat waktu, sesuai mutu, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.
Dengan dukungan tambahan anggaran dari APBDP 2025 ini, lanjutnya, diharapkan berbagai persoalan infrastruktur kecil namun vital dapat segera teratasi. Terutama dalam menghadapi potensi cuaca ekstrem di penghujung tahun. (DS/02)

