Dinamikasumbawa.com
SUMBAWA- Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Provinsi NTB, menggelar Safari Ramadan di Yellow Villa, Kelurahan Seketeng, Kabupaten Sumbawa, Sabtu (1/3/2026). Kegiatan ini menjadi ajang konsolidasi struktur sekaligus penegasan arah politik partai menghadapi dinamika menuju Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2029.
Safari Ramadan tersebut dihadiri jajaran pengurus DPW dan DPD, kader, serta simpatisan. Selain silaturahmi, forum ini dimanfaatkan untuk mengevaluasi kinerja organisasi dan memantapkan strategi pemenangan jangka panjang.
Ketua DPD NasDem Kabupaten Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., mengakui konsolidasi partai di tingkat daerah belum sepenuhnya optimal. Namun, ia menegaskan bahwa fokus utama saat ini adalah menghadirkan program konkret yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“Tahun pertama kami memilih menjemput bola ke pusat. Negosiasi dilakukan agar Sumbawa tidak hanya menjadi penonton dalam program pembangunan nasional,” ujarnya.
Menurut H. Jarot, langkah tersebut membuahkan hasil. Pemerintah pusat menyetujui pembangunan tiga ruas jalan strategis di wilayah selatan Sumbawa. Selain itu, daerah ini ditetapkan sebagai penerima periode pertama program Sekolah Rakyat dengan fasilitas terintegrasi serta dukungan beasiswa dari kementerian terkait.
Di sektor ekonomi, Desa Sepayung, Kecamatan Plampang, masuk dalam program nasional produksi garam. Sementara di Desa Serading, Kecamatan Moyo Hilir, dikembangkan program unggas terintegrasi guna memperkuat sektor pertanian dan peternakan.
Sementara itu, Ketua DPW NasDem NTB, Mori Hanafi, menyampaikan arahan dan pesan dari Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) NasDem. Ia menekankan pentingnya soliditas struktur partai dalam menghadapi tantangan politik mendatang.
“Terkait Pilkada, desain kepemimpinan daerah sudah berjalan melalui mekanisme di DPRD. Tugas NasDem sekarang adalah memperkuat barisan dan menyiapkan kemenangan pada 2029,” tegasnya.
Mori juga menyoroti rencana kenaikan ambang batas parlemen (parliamentary threshold) yang diproyeksikan menjadi 6 persen untuk DPR RI, 5 persen untuk DPRD Provinsi, dan 4 persen untuk DPRD Kabupaten/Kota. Menurutnya, kondisi tersebut menuntut kerja organisasi yang lebih terstruktur hingga tingkat akar rumput.
DPW NasDem NTB, lanjutnya, akan melakukan peremajaan kepengurusan di sejumlah DPD. Khusus DPD NasDem Sumbawa, ia meminta seluruh kader diaktifkan dan mempercepat pembentukan kepengurusan definitif Dewan Pimpinan Cabang (DPC) di tingkat kecamatan.
DPW juga mendorong pembentukan Dewan Pimpinan Ranting (DPRT) di tingkat desa sebagai struktur wajib. Untuk wilayah Pulau Sumbawa, ditargetkan tiga pengawas di setiap tempat pemungutan suara (TPS) sebagai bagian dari penguatan mesin partai.
Safari Ramadan tersebut ditutup dengan doa bersama dan komitmen pengurus untuk mempercepat konsolidasi internal. NasDem NTB menegaskan, kerja organisasi dan penguatan basis menjadi kunci menghadapi kontestasi politik lima tahun mendatang. (DS/02)

