130 Desa Sumbawa Terapkan Layanan SILAMO

Dinamikasumbawa.com

SUMBAWA- Program Sistem Layanan Administrasi Online (SILAMO) yang digagas Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Sumbawa terus menunjukkan progres positif. Hingga awal Januari 2026, tercatat sebanyak 130 desa dan kelurahan dari total 165 desa/kelurahan di 24 kecamatan se-Kabupaten Sumbawa telah menerapkan layanan administrasi kependudukan berbasis daring tersebut.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Sumbawa, H. Varian Bintoro, S.Sos., M.Si., dalam keterangan pers di ruang kerjanya, Selasa (6/1/2026). Menurutnya, penerapan SILAMO sangat membantu masyarakat karena memudahkan pengurusan dokumen administrasi kependudukan langsung melalui layanan di desa dan kelurahan.

“Dengan penerapan SILAMO ini, masyarakat tidak perlu lagi datang jauh-jauh ke kantor Dukcapil. Pengurusan dokumen administrasi kependudukan dapat dilakukan langsung di desa atau kelurahan masing-masing,” ujarnya.

Varian Bintoro mengakui masih terdapat sekitar 30 desa dan kelurahan yang belum menerapkan SILAMO. Namun, pihaknya menargetkan seluruh desa dan kelurahan di Kabupaten Sumbawa sudah dapat menjalankan program tersebut dalam tahun 2026.

“Sisa 30 desa lainnya diusahakan tahun ini sudah bisa menerapkan SILAMO. Tinggal kesiapan desa itu sendiri, karena masih ada kendala jaringan internet. Beberapa desa masih berada di wilayah blank spot,” jelasnya.

Ia menambahkan, keberhasilan penerapan SILAMO sangat bergantung pada ketersediaan infrastruktur telekomunikasi dan kesiapan sumber daya manusia di tingkat desa dan kelurahan. Untuk itu, Dukcapil terus melakukan pendampingan dan koordinasi dengan pemerintah desa serta pihak terkait.

Dalam kesempatan tersebut, Varian Bintoro juga memaparkan kondisi data kependudukan Kabupaten Sumbawa hingga akhir 2025. Jumlah penduduk tercatat sebanyak 529.234 jiwa, dengan jumlah wajib KTP sebanyak 391.894 orang. Sementara itu, jumlah Kartu Keluarga (KK) tercatat sebanyak 172.015.

Untuk kelompok usia wajib akta kelahiran 0–18 tahun, tercatat sebanyak 146.127 jiwa. Angka tersebut bersifat dinamis karena dipengaruhi oleh faktor kelahiran, kematian, perpindahan penduduk, serta perubahan usia. Adapun jumlah anak wajib Kartu Identitas Anak (KIA) atau usia di bawah 17 tahun tercatat sebanyak 136.318 orang.

“Hingga saat ini, perekaman KTP elektronik telah mencapai 370.176 orang atau sekitar 94,46 persen dari total wajib KTP,” paparnya.

Terkait ketersediaan blangko, Varian Bintoro memastikan stok blangko KTP elektronik dalam kondisi aman untuk tiga bulan ke depan. Saat ini tersedia sekitar 11.000 keping blangko KTP dan 32.000 keping blangko KIA.

“Jumlah KIA yang sudah terekam sekitar 34.000 orang dan yang telah tercetak sebanyak 10.000 keping. Pelayanan KIA terbanyak berada di Kecamatan Alas,” ungkapnya.

Meski layanan SILAMO terus diperluas di tingkat desa dan kelurahan, pelayanan administrasi kependudukan di Kantor Dukcapil Kabupaten Sumbawa tetap berjalan setiap hari. Pelayanan tersebut meliputi penggantian KTP karena perubahan status perkawinan, pelayanan KIA, penerbitan KK, serta layanan administrasi kependudukan lainnya.

Dengan optimalisasi SILAMO, Pemerintah Kabupaten Sumbawa berharap kualitas pelayanan administrasi kependudukan semakin meningkat, lebih cepat, mudah, dan merata hingga ke seluruh pelosok daerah. (DS/02)

Articles You Might Like

Share This Article

Get Your Weekly Sport Dose

Subscribe to TheWhistle and recieve notifications on new sports posts